''Jarak paling jauh antara masalah dengan solusi hanyalah sejauh lutut dengan lantai. Orang yang berlutut pada Tuhan bisa berdiri untuk melakukan apapun !''
''Iman yang kecil bilang: Tuhan bisa melakukannya.
Iman yang besar bilang: Tuhan akan melakukannya.
Tapi iman yang dahsyat bilang: Sudah dilakukan!''
''If GOD leads you to the edge of cliff, trust HIM fully. One or two things will happen, either HE will catch you when you fall, or HE will teach you how to fly''
''Hidup bisa memberi kita 100 alasan buat menangis, tapi Tuhan memberi kita 1000 alasan untuk tersenyum.''
''Cinta bisa buat orang bahagia; uang bisa buat dunia berputar; tapi sahabat... ah, itu yang buat hidup lebih hidup.''
''God is too wise that He created friends without "price tags" coz if He did, I can't afford to buy a luxalary expensive friend like "U" '
''Penyesalan sehari bila masak nasi menjadi bubur, penyesalan sebulan bila salah potong rambut, penyesalan setahun bila tidak lulus, penyesalan seumur hidup bila salah pilih pasangan hidup, penyesalan selamanya bila salah pilih JURU SELAMAT. Maka janganlah pindah ke iman yang lain selain Tuhan Yesus.''
''Sejauh mana engkau mau Tuhan campur tangan dalam hidupmu, maka sejauh itulah Dia akan campur tangan dalam hidupmu...''
''Seorang Sahabat Menaruh Kasih Setiap waktu dan menjadi Saudara dalam Kesukaran.''
''Tuhan selalu ngasih harapan pada yang ngga menyerah, mujizat pada yang percaya dan Dia nggak ninggalin mereka yang berjalan bersamaNya.''
''Ukuran bagi Allah sudah jelas, jika anda tidak memiliki hutang, anda lebih kaya dari orang yang memiliki hutang,Titik.''
''Allah adalah seperti seorang pandai besi yang sedang membuat pedang.
pedangnya adalah kita.''
''Di dalam hidup ini kita akan banyak menemui kegagalan karena itulah yang namanya hidup...
Namun, dari kegagalan itu kita dapat belajar terus untuk meperoleh keberhasilan...
Orang yang gagal adalah orang yang takut dan tidak pernah mencoba untuk melakukan segala sesuatu karena takut akan kegagalan itu sendiri...''
N.D.I.K.E.N. K.E.Y
Kamis, 24 Februari 2011
Senin, 21 Februari 2011
Semakin lama anda hidup, semakin anda sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan
Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.
Sikap lebih penting
daripada penampilan, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.
Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi
Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.
Semakin kita yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.
Akhirnya: Seluruh pilihan terletak di tangan Anda, tidak ada JIKA atau TETAPI. Andalah pengemudinya. Andalah yang menentukan JALAN HIDUP ANDA…!
Minggu, 20 Februari 2011
Masalah-masalah yang kita hadapi seringkali membuat kita tidak nyaman., kita ingin segera tahu jalan keluarnya dan segera keluar dari masalah tersebut.. namun seringkali kita mau mendapatkannya dengan cara instan.. dengan bertanya pada orang lain dan mengharap mereka memberi suatu jawaban yang pasti untuk kita lakukan ataupun dengan membaca buku-buku..(tidak jarang kita mengharapkan jawaban yang sesuai dengan keinginan kita ).. seringkali terlalu sulit bagi kita untuk berdiam diri dan mendengarkan suara Tuhan, sehingga kita tidak bisa mengerti apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan.. bahkan saat sudah mendengar suara-Nya kadang kita sulit unutk patuh.....
So belajarlah untuk peka dengan apa yang Tuhan inginkan kita lakukan buat Dia, jangan kita menganggap bahwa tanpa Dia kita bisa melakukan apa saja. Walaupun banyak masalah yang datang silih berganti, tetapi untuk sosok pribadi sperti Dia.., harus dinomorsatukan dalam kehidupan kita., andalkan Dia dalam segala aspek kehidupan kita.
Untuk masalah yang kita hadapi berusahalah untuk menghadapinya dengan kepala dingin. belajar untuk mengampuni orang yang sudah menyakiti kita, sesakit apapun itu, tetapi belajar untuk menjadi 'pengampun'. Kalau Dia saja bisa mengampuni kita,.. mengapa kita tidak bisa, kita juga pasti bisa.
Selasa, 15 Februari 2011
Langganan:
Postingan (Atom)